Recents in Beach

Wiwik Astuti, Dosen Aktif dan Produktif






Penulis: Ria M

LAMPUNG, KabarTokoh.Com -
Wiwik Astuti adalah dosen aktif di AKBID Wahana Husada di Kota Bandar Jaya Lampung Tengah sejak 2010 silam. Perempuan kelahiran Braja Harjosari Way Jepara Kabupaten Lampung Timur 10 Agustus 1998 ini tak pernah ingin diam dan puas pada satu kegiatan. Terbukti baru satu minggu melahirkan, ia mampu mengawas mahasiswanya yang sedang ujian. Meski kondisi belum sepenuhnya fit ia tetap bersikukuh untuk menunaikan tanggung jawabnya menjadi pengawas meski sambil menggendong putri mungilnya.

Aktif, ulet, dan disiplin, itulah karakter yang tergambarkan dari seorang Wiwik. Meski harus berpisah tempat tinggal dari suaminya, Wiwik tetap harus bekerja menambah pundi-pundi rupiah suaminya. Suami Wiwik bekerja sebagai karyawan swasta di Kabupaten Tulang Bawang. Jarak tempuh yang jauh itulah yang memaksa mereka harus pisah tempat tinggal. Pertimbangan ongkos menjadi alasan utama, hingga keduanya memutuskan untuk bertemu saat hari libur saja. Tak jarang ketika waktu senggang tiba, Wiwik bisa menyusul suami tercintanta, begitu juga sebaliknya.

Perempuan penyuka warna Hijau ini sempat mengeluhkan rasa lelahnya. Keduanya pun sepakat menabung dan mencari lahan untuk membangun rumah bersama putrinya tercinta yang saaat itu berusia 6 bulan, Dyandra Az Zahra Wibowo. Wiwik dan suaminya menyadari bahwa membangun rumah bukanlah perkara mudah, namun keduanya selalu mencari solusi. Sementara rumahnya belum terbangun, sang suami mengajak mengontrak di tepi Lintas Timur, Kecamatan Bandar Mataram sembari berwirausaha untuk menambah tabungan.


Perempuan tangguh yang mengejar pendidikan D3 AKBID Internasional di Kota Pekanbaru Kabupaten Riau dan D4 di Politekkes Kemenkes Kota Tanjung Karang, Lampung itu masih sanggup membantu perekonomian keluarga dari kemampuan menjahitnya. Untuk membagi waktu, Wiwik memilih untuk mengajar sebagai dosen terbang dua kali dalam sebulan. Waktunya tetap ia sisihkan untuk keluarga dengan mengurus anak bersama suami yang bekerja sebagai petani dan wiraswasta. Perempuan ramah dan periang ini juga membuka usaha toko obat dan menerima pesanan kue dari pelanggannnya. Kadang, jika pekerjaan tak tertangani, Wiwik sering meminta bantuan tetangganya.


Perempuan lincah yang mudah bergaul ini juga berkeinginan memberdayakan orang di sekitarnya dengan selalu aktif mengajari mereka membuat kue sampai menjahit. Tapi, itulah tantangan Wiwik. Tak semua orang yang ia ajak mampu bekerja segigih Wiwik. Oleh karena itulah, Wiwik lebih memilih untuk menjahit dan membuat merk baju sendiri. Mesin jahit peninggalan ibunya sengaja ia bawa ke Sendang Agung untuk menjahit. Kebesaran tekednya itulah yang membawanya melahirkan ARA Kids produk gamis couple satu set dengan jilbab lucu dan modis. Bebekal mesin jahit bersejarah itulah, ARA Kids juga menghadirkan baju sepasang antara ibu dan anak yang kekinian.


Sukses luncurkan produk gamis anak seri Zahra, ARA Kids pun kembali merilis set gamis anak yang tak kalah memesona. Tentunya produk keduanya juga lengkap dengan jilbab modis yang akan membuat penampilan gadis kecil makin anggun dan menggemaskan. Melalui unggahannya di media sosial pada 15 Februari 2019, Wiwik memperkenalkan produk keduanya, yaitu set gamis anak yang diberi nama Jazila. Pemilihan warna set gamis anak ARA Kids kali ini bertema merah muda cerah dengan jilbab warna senada. Set gamis Jazila memang hanya dirancang satu warna yang dipamerkan dari akun pribadinya, namun daftar pesanan pelanggan tetap berderet untuk berebut hasil produksinya.

“Untuk bahan dalam pembuatan set gamis seri kedua yang diberi nama Jazila ini memakai katun madinah yang sudah tersohor kualitasnya,” ungkapnya.  “Yang berbeda dari set gamis Zahra, kini Jazila memiliki desain simple, warna polos, model kerudung yang berenda dan memiliki aksen pita.” sambungnya kepada tim kabartokoh.com.


“Suami sampai bilang mbok leren to buk (istirahatlah bu), tapi saya orangnya nggak bisa diem jadi saya menikmati kesibukkan saya,” pungkas Wiwik dengan cerianya. Saat ini Wiwik sedang menyiapkan produksi gamis set yang ketiga dengan memakai bahan kain monalisa polos dan motif. Tak hanya menghadirkan pakaian anak dan ibu, dalam waktu dekat ARA Kids juga akan memproduksi koko. Kabarnya meski belum jadi, namun koko ARA Kids sudah mulai diincar penggemarnya.

Itulah kisah si Dosen tangguh yang super aktif dan kreatif yang tak mau menyiakan waktu meski sebentar. (RM)

Posting Komentar

0 Komentar