Recents in Beach

Dengan Tekat Kuat, Andri Hendri Nugroho Lulusan SMP Bisa Jadi Arsitek!



Foto Andri di perusahaan mebelnya 


Penulis: Ria M
Fb: Sukses Abadi Mebel.

LAMPUNG, KabarTokoh.Com - Bermodal semangat tinggi untuk membahagiakan ibu dan keluarga, luar biasa kini Andri Hendri Nugroho seorang lulusan SMP bisa berkecimpung di bidang arsitektur. Ia mahir mendesain interior, menjadi konsultan interior, kontraktor sipil, sampai kontraktor interior sekaligus. Semua berawal dari nol, ia tak sungkan memaparkan masa lalunya kepada tim kabartokoh.com

“Dulunya saya bisa dibilang termasuk orang paling miskin di Solo," kata Andri.

Andri lahir di Lampung pada 16 Juni 1983 kala kedua orangtuanya merantau ke Sumatra. Saat Andri berusia 2 tahun, orangtuanya berpisah ia bersama ibu pun memilih kembali ke Solo. Andri melanjutkan hidup dan sempat menempuh pendidikan tingkat menengah di Solo. Ketkia menginjak usia 21 tahun, Andri memilih untuk mengakhiri masa lajangnya dan memilih untuk menikahi gadis pujaannya.

Berbekal ijazah SMP, Andri memutuskan untuk mengadu nasib mengikuti ke Bali, di manamertuanya pergi mengadu nasib. Namun sesampainya di Bali, Andri sorang diri mencoba melamar pekerjaan ke perusahaan mebel sementara Ayah mertua kerja di tempat berbeda. Tahun 2005 adalah masa terberat baginya karena merantau pertamakali di kampung orang. Andri juga cerita bahwa ia harus berjalan kaki selama 1 jam untuk menempuh lokasi tempatnya bekerja. Tiga tahun berselang menjadi perantauan, tahun 2008 pria yang hobi memancing ini memberanikan diri untuk kredit motor. Dengan kendaraan roda duanya itulah Andri penuh semangat meluaskan jaringan pertemanannya.

Mengenal internet membuat Andri sadar akan potensi bisnis yang bisa diraihnya. Melalui kenalan di media sosial Facebook, pria pecinta soto solo dan jengkol ini terus mendalami kemampuan design interior yang dimilikinya. Andri pun berusaha untuk menjajal proyek di pabrik satu ke pabrik lain. Penyuka warna cokelat dan putih tersebut menuturkan bahwa pertemuannya dengan Feri, seorang kontraktor dan Arsitek asal Timor Timur-lah turut memotivasinya hingga kini untuk berani berkreasi mendesain berbagai bentuk perabotan rumah tangga. 

Saat pemasangan interior
Mulai dari situlah kemudian Andri memberanikan diri mencoba peruntungan dengan kedua adik iparnya Erwan dan Edi untuk membuka toko mebel sederhana di Bali. Dari hasil coba-coba tersebut, sampai saat ini Erwan dan Edi menetap di Bali bersama istri dan anaknya. Guna mengembangkan desainnya, Andri terus mencari inspirasi dari sosial media youtube.

“Dari situ saya yakin saya juga bisa kalau saya mencoba. Saya juga membaca buku Arsitek 99 dan saya menemukan banyak pengetahuan,” tegas Andri penuh semangat.

Demi membeli sebuah komputer, anak ke dua dari tiga saudara ini rela menjual motornya. Setiap malam selama sebulan ia terus berlatih sampai bisa menguasai program desain interior 3D sketcup. Tidak ada bisnis yang mulus, Ayah tiga anak tersebut mengakui bahwa banyak terpaan dalam mengawali usahanya, tapi berkat kerja keras dan doa semua kesulitan bisa Andri hadapi.

Kini sudah lebih dari 500 klien mempercayakan interior rumah, bank, sampai kafe kepadanya. Tak hanya di Bali, ayah dari dua jagoan dan seorang putri cantik tersebut juga pernah dipanggil untuk proyek interior hotel di Labuan Bajo dan akhir tahun 2018 lalu ia mendapat kepercayaan mengerjakan proyek interior rumah seleb ternama Ashanti dan Anang Hermansyah di Bali. Jumlah karyawan yang bekerja di perusahaan mebel miliknya di Jl. Cokroaminoto Ubung Bali, kini mencapai 15 orang, itupun masih menggunakan jasa panggilan jika sewaktu-waktu ia butuh lebih banyak karyawan.

Pria yang lahir dari seorang ibu hebat bernama Legiyem ini terus berusaha untuk tetap rendah hati. Andri selalu mengingat bahwa tidak ada kesuksesan yang abadi, semua ia pasrahkan kepada yang kuasa.

Foto interior rumh Anang Hermansyah di Bali oleh Andri
“Terimakasih ibu, telah mendidik aku menjadi anak yang kuat dan selalu bersyukur,” rasa haru tak terbendung saat mengingat ibu tercinta mendidik hingga ia bisa tumbuh dewasa dengan sukses dan bahagia. Tak sebatas ucapan, Andri juga selalu bertukar kabar bahkan belum lama ini ia membelikan sawah sebagai kejutan untuk ibunya yang genap berusia 60 tahun terebut.

“Untuk teman-teman yang hanya lulusan SMP, jangan patah semangat. Apapun yang kita impikan Insya Allah akan tercapai bila kita benar-benar menekuninya. Jika Allah sudah berkehendak, maka jadilah,” tutupnya memotivasi. (RM)

Posting Komentar

0 Komentar